Agustus 20, 2007 oleh Sampono Alam
Sanggar Pitunang Jam Gadang Bukittinggi Ukir Prestasi Nasional
Dalam event Parade Tari Nusantara tanggal 13 – 18 Agustus 2007 yang diselenggarakan Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, kontingen Sumatera Barat dengan didampingi official kontingen Adeks Rossyie Mukri, berhasil meraih peringkat 13 nasional. Tahun ini Sumatera Barat diwakili Sanggar Pitunang Jam Gadang Bukittinggi pimpinan Sul Effendi.
Sanggar Pitunang Jam Gadang Bukittinggi dalam parade membawakan Tari Piriang Rampak Rang Minang. Tari yang ditampilkan digarap koreografer Hardi SSn M Hum dan musik ditata Darmizal SSn dengan 10 penari dan 8 pemusik. Walaupun pada parade tersebut tim Sumatera Barat mendapat aplause (tepuk tangan) yang cukup lama dari penonton, namun hanya mampu menduduki peringkat 13 Nasional karena dalam parade ini Penilaian dewan juri lebih menonjolkan unsur kreasi ketimbang unsur tradisi. Sedangkan dalam tari rampak Minang yang tampilkan itu, lebih menonjolkan unsur gerak tradisional. Parade Tari Nusantara 2007 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) diikuti 28 provinsi. Parade Tari Nusantara 2007 ini juga menetapkan Hardi SSn M Hum, dosen STSI Padangpanjang sebagai pengamat perkembangan Tari Kreasi Daerah dan Darmizal SSn, staf Pengajar SMA Pembangunan Bukittinggi dan Guru MAN II Ambacang Bukittinggi sebagai pengamat perkembangan Musik Daerah.
Peringkat pertama Parade Tari Nusantara diraih kontingen Jawa Timur, disusul Riau, Jawa Barat, Sulawesi Tenggara dan Kalimantan Timur.
Sekilas tentang Tari Piriang Rampak Rang Minang
Tari ini menggambarkan semarak budi bahasa dan budaya Minangkabau. Sementara itu, kehalusan serta ketegaran budaya Minang digambarkan dalam langkah dan gerak “siganjua lalai, alu tataruang patah tigo, samuik tapijak indak mati”.
Dalam tari ini juga disampaikan pesan bahwa masyarakat Minang dimanapun berada memiliki sikap optimisme dan mudah beradaptasi dengan lingkungan.
Wakil Bukittinggi lainnya
Pada pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi di halaman Istana Negara Jakarta, Nidya Khairul dari SMA Negeri 1 Kota Bukittinggi juga ikut tampil pada kelompok Musik Nasional dalam melantunkan lagu-lagu perjuangan. Nidya binaan Yon Hendri SSn M Hum di Group Prima Vista Bukittinggi, pada upacara detik-detik Peringatan Proklamasi dipercaya memegang alat gesek biola. Tahun 2007 ini Bukittinggi banyak menerima kepercayaan Nasional. Seperti Vocal Group SMP Negeri 1 juga tampil sebagai wakil Sumatra Barat dalam Festival Vocal Group Nasional di Pontianak Kalimantan Timur sejak 18 sampai 25 Agustus 2007 akan datang
(Disarikan dari berbagai media online)
Ditulis dalam Berita | 2 Komentar »
Agustus 15, 2007 oleh Sampono Alam
Pada tanggal 30 Juni 2007 telah berlangsung pemilihan Bujang jo Gadih Bukittinggi. Grand final diselenggarakan di Dymen’s Hotel International Bukittinggi. Dalam kontes tersebut Anggi Wiryadi Putra dan Mizhok Hartika dinobatkan sebagai Bujang jo Gadih Bukittinggi tahun 2007. Mereka berhasil menyisihkan 16 orang peserta yang masuk ke babak grand final.
Pemilihan Bujang jo Gadih Bukittinggi tahun 2007 awalnya diikuti 47 pasang muda mudi Bukittinggi. Setelah melalui seleksi yang cukup ketat, ditetapkan 16 orang (8 pasang bujang dan gadih) untuk maju ke babak grand fiinal.
Sebelum bertutur lebih jauh, baiknya dijelaskan dulu apa artinya pemilihan bujang jo gadih. Bagi pembaca yang berasal dari Ranah Minang mestinya istilah “bujang jo gadih” bukan lagi istilah yang asing. Pemilihan Bujang jo Gadih maksudnya adalah kontes pemuda-pemudi (mirip pemilihan Abang-None Jakarta), untuk memilih sepasang muda-mudi yang akan dijadikan representatif Kota Bukittinggi.
Penulis tidak tahu persis sejak tahun kapan kontes ini mulai diselenggarakan, karena 25 tahun yang lalu ketika penulis sekolah di Bukittinggi belum ada kontes semacam ini.
Jujur saja waktu mendapatkan berita ini, ada suatu perasaan ganjil yang penulis rasakan. Karena dalam benak lugu penulis, kontes-kontesan adalah kegiatan yang jauh dari kesan agamis, sementara itu kultur masyarakat Minangkabau adalah kultur yang berakar pada budaya Islam.
Namun ketika penulis mencoba memahami pesan dan harapan Wakil Walikota Bukittinggi, H. Ismet Amzis, yang dimuat di Padang Ekspres Online, perasaan ganjil itu pupus berganti dengan harapan bujang jo gadih yang terpilih mampu menjadi duta Kota Bukittinggi untuk meningkatkan minat wisatawan mengunjungi potensi wisata yang dimiliki Bukittinggi.
Semoga.
Berikut ini adalah dokumentasi Pemilihan Bujang jo Gadih Bukittinggi 2006 yang penulis kutip dari friendster Bujang jo Gadih Bukittinggi : www.friendster.com/pujanggabkt

Gb. 1 Finalis Bujang jo Gadih 2006 sedang menari “Pasambahan“

Gb. 2 Finalis Bujang jo Gadih 2006
Ditulis dalam Berita | Leave a Comment »
Agustus 13, 2007 oleh Sampono Alam
Katagori ini dibuat untuk tulisan-tulisan yang merupakan ide/gagasan baru yang dapat jadi masukan bagi pemerintah, masyarakat, pebisnis dan perantau Bukittinggi.
Ide/gagasan sanak silahkan kirim by email ke :
sampono_alam@yahoo.co.id
Ide/gagasan akan kami edit seperlunya dan postingkan lengkap dengan id sanak
Ditulis dalam Gagasan | 1 Komentar »
Agustus 13, 2007 oleh Sampono Alam
Kami belum punya berita terakhir tentang Bukittinggi.. barangkali sanak ada yang punya berita, silahkan kirim by email ke
sampono_alam@yahoo.co.id
Berita akan kami edit seperlunya dan posting lengkap dengan id sanak…
Ditulis dalam Berita | Leave a Comment »
Agustus 13, 2007 oleh Sampono Alam
Webblog Bukittinggi ini pada awalnya dihadirkan lebih sebagai pengobat kerinduan penulis kepada kampung halaman. Sangat banyak kenangan penulis tentang kota ini, karena di kota inilah penulis menempuh pendidikan SMP dan SMA, berpuluh tahun yang silam.
Agar kerinduan tersebut memberi manfaat, maka webblog ini kemudian diubah menjadi media untuk penyampaian berita, gagasan dan harapan dari penulis khususnya dan para perantau Bukittinggi yang tersebar di seluruh penjuru dunia.
Ditulis dalam Harapan | Leave a Comment »