Sanggar Pitunang Jam Gadang Bukittinggi Ukir Prestasi Nasional
Dalam event Parade Tari Nusantara tanggal 13 – 18 Agustus 2007 yang diselenggarakan Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, kontingen Sumatera Barat dengan didampingi official kontingen Adeks Rossyie Mukri, berhasil meraih peringkat 13 nasional. Tahun ini Sumatera Barat diwakili Sanggar Pitunang Jam Gadang Bukittinggi pimpinan Sul Effendi.
Sanggar Pitunang Jam Gadang Bukittinggi dalam parade membawakan Tari Piriang Rampak Rang Minang. Tari yang ditampilkan digarap koreografer Hardi SSn M Hum dan musik ditata Darmizal SSn dengan 10 penari dan 8 pemusik. Walaupun pada parade tersebut tim Sumatera Barat mendapat aplause (tepuk tangan) yang cukup lama dari penonton, namun hanya mampu menduduki peringkat 13 Nasional karena dalam parade ini Penilaian dewan juri lebih menonjolkan unsur kreasi ketimbang unsur tradisi. Sedangkan dalam tari rampak Minang yang tampilkan itu, lebih menonjolkan unsur gerak tradisional. Parade Tari Nusantara 2007 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) diikuti 28 provinsi. Parade Tari Nusantara 2007 ini juga menetapkan Hardi SSn M Hum, dosen STSI Padangpanjang sebagai pengamat perkembangan Tari Kreasi Daerah dan Darmizal SSn, staf Pengajar SMA Pembangunan Bukittinggi dan Guru MAN II Ambacang Bukittinggi sebagai pengamat perkembangan Musik Daerah.
Peringkat pertama Parade Tari Nusantara diraih kontingen Jawa Timur, disusul Riau, Jawa Barat, Sulawesi Tenggara dan Kalimantan Timur.
Sekilas tentang Tari Piriang Rampak Rang Minang
Tari ini menggambarkan semarak budi bahasa dan budaya Minangkabau. Sementara itu, kehalusan serta ketegaran budaya Minang digambarkan dalam langkah dan gerak “siganjua lalai, alu tataruang patah tigo, samuik tapijak indak mati”.
Dalam tari ini juga disampaikan pesan bahwa masyarakat Minang dimanapun berada memiliki sikap optimisme dan mudah beradaptasi dengan lingkungan.
Wakil Bukittinggi lainnya
Pada pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi di halaman Istana Negara Jakarta, Nidya Khairul dari SMA Negeri 1 Kota Bukittinggi juga ikut tampil pada kelompok Musik Nasional dalam melantunkan lagu-lagu perjuangan. Nidya binaan Yon Hendri SSn M Hum di Group Prima Vista Bukittinggi, pada upacara detik-detik Peringatan Proklamasi dipercaya memegang alat gesek biola. Tahun 2007 ini Bukittinggi banyak menerima kepercayaan Nasional. Seperti Vocal Group SMP Negeri 1 juga tampil sebagai wakil Sumatra Barat dalam Festival Vocal Group Nasional di Pontianak Kalimantan Timur sejak 18 sampai 25 Agustus 2007 akan datang
(Disarikan dari berbagai media online)
September 25, 2008 pukul 11:38 am
Wah, prestasinya semakin melambung, nih. Selamat, deh.
Terus melaju dan berkarya……….
Salam hangat,
Oktober 31, 2008 pukul 1:29 pm
salam kenal, menulislah terus kawan
http://dekade80.blogspot.com/